toBagoes.Aceh/Jakarta
Kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta (36), Kepala Cabang Pembantu BRI, yang diculik pada Rabu (20/8/2025) dan ditemukan tak bernyawa di Bekasi sehari kemudian, menuai sorotan publik. Polisi bergerak cepat dengan meringkus para pelaku, dan langkah ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar.
Rahmad menegaskan, tindakan tegas kepolisian patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keamanan masyarakat. Namun ia menekankan agar kasus ini tidak berhenti pada pelaku eksekutor semata.
“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Metro Jaya dan jajaran kepolisian yang berhasil menangkap pelaku. Tetapi jangan berhenti di situ. Dalang intelektual dan motif di balik pembunuhan keji ini harus segera diungkap. Jangan sampai ada yang bersembunyi di balik bayang-bayang hukum,” tegas Rahmad Sukendar, Sabtu (23/8/2025).
Rahmad juga menegaskan dukungan penuh kepada Kapolda Metro Jaya untuk menuntaskan penyidikan hingga ke akar permasalahan. Menurutnya, siapa pun yang terlibat, baik pelaku lapangan maupun aktor intelektual, wajib diberikan sanksi hukum berat tanpa pandang bulu.
“Ini harus menjadi peringatan keras. Kejahatan terorganisir yang menyasar pejabat maupun masyarakat sipil tidak boleh dibiarkan. Negara tidak boleh kalah oleh kejahatan. Hukuman yang tegas dan maksimal harus dijatuhkan agar menjadi efek jera,” pungkasnya.*
BirotoBagoes.Aceh


