spot_img

H.Ilham Pangestu Anggota DPR RI Dorong Rehabilitasi Jaringan Air Kota Langsa

toBagoes.Aceh/Langsa
Langsa, 08 Oktober 2025,
Penggantian Pipa Direncanakan Mulai 2026
Upaya peningkatan kualitas layanan air bersih di Kota Langsa mendapat perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah. Dalam kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Air Minum Tirta Keumuneng di Gampong Pondok Keumuneng, Kecamatan Langsa Lama, Anggota DPR RI Fraksi Golkar, H. Ilham Pangestu, bersama rombongan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh meninjau secara langsung kondisi infrastruktur air yang telah berusia puluhan tahun.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai BPBPK Aceh, Tommy Permadhi, MT, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Aceh, Ir. Larap Kemayan Estu, ST, MT, IPM, ASEAN Eng., APEC Eng., PMP, Direktur Perumda Air Minum Tirta Keumuneng, T. Faisal, SH, Sekda Kota Langsa, Dra. Suhartini, MPd, Kepala Dinas PUPR Kota Langsa, Muharam, ST, serta sejumlah anggota DPRK Langsa, di antaranya Saefullah, Mukris Jumadi, dan Fahrurrazi serta jajaran.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menemukan bahwa sebagian besar jaringan pipa distribusi air di Langsa telah beroperasi selama puluhan tahun bahkan ada yang masih digunakan sejak masa kolonial dan kini mengalami banyak kebocoran. Berdasarkan hasil kajian teknis, tingkat kehilangan air akibat kebocoran diperkirakan mencapai lebih dari 50 persen, yang berarti kurang dari 50 persen yang benar-benar sampai ke pelanggan.

Kepala BPBPK Aceh, Tommy Permadhi, MT, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana rehabilitasi jaringan distribusi air secara menyeluruh di Kota Langsa. Program tersebut rencananya akan ditargetkan untuk dimulai pada tahun 2026, dilaksanakan secara bertahap dengan skema multiyears project menyesuaikan kondisi teknis dan alokasi anggaran.

BACA JUGA  Jeffry Sentana S Putra, SE, Buka Acara Sosialisasi Pasar BEI

Rencana rehabilitasi meliputi penggantian pipa lama dengan pipa HDPE (High-Density Polyethylene) yang memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan dan korosi, serta modernisasi sistem pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) yang sudah menurun kapasitasnya, termasuk WTP 1 yang dibangun sejak tahun 1928.

Selain aspek fisik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola operasional juga menjadi bagian penting agar sistem distribusi air dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Anggota DPR RI H. Ilham Pangestu menyampaikan dukungan politik dan komitmen untuk memperjuangkan alokasi anggaran di tingkat pusat. “Masalah air bersih di Langsa adalah kebutuhan mendesak. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah harus memastikan masyarakat memperoleh haknya atas air bersih yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Keumuneng, T. Faisal, SH, menegaskan pentingnya program rehabilitasi ini bagi peningkatan pelayanan. “Jaringan pipa dan sistem IPA yang sudah menua memang memerlukan peremajaan.

“Kami sangat menyambut baik langkah pemerintah yang sejalan dengan program walikota langsa terkait air bersih di kota langsa dan dukungan DPR RI agar rencana penggantian pipa ini segera terlaksana,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, agar proses rehabilitasi berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang.

Dengan dimulainya pelaksanaan program pada tahun 2026, diharapkan tingkat kebocoran dapat ditekan secara signifikan, suplai air menjadi lebih stabil, dan pelayanan kepada pelanggan semakin optimal.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan Perumda Tirta Keumuneng akan menjadi kunci keberhasilan program ini. Perumda Tirta Keumuneng juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses perbaikan jaringan demi terwujudnya layanan air bersih yang berkualitas bagi seluruh warga Kota Langsa.

BACA JUGA  Dengan Swadaya Sendiri, Kodim 0104/Atim Gembleng Pemuda-Pemudi Binaan Siap Hadapi Tes TNI-Polri, dan Instansi Lainnya

Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest news

Related news